Senin, 29 Maret 2010

Active & Passive Voice

Kalimat Aktif(Active Voice)

Kalimat aktif adalah kalimat yang Subyeknya melakukan sesuatu atau melakukan sesuatu pekerjaan yang diterangkan oleh Predikat dan Obyek, misalnya :

She calls Billy
Dia memanggil Billy

He is playing football in the yard
Dia sedang bermain sepakbola di lapangan

I have made a cake this morning
Saya telah membuat roti tadi pagi

Pada  kalimat pertama, she (dia perempuan) aktif berbuat atau melakukan sesuatu pekerjaan yaitu calls (memanggil), demikian juga halnya dengan he (dia laki-laki) yang melakukan sesuatu yaitu playing (sedang bermain) dan juga I (saya) yang melakukan made (membuat).


Kalimat Pasif (Passive Voice)
Kalimat Pasif adalah kalimat yang subyeknya dikenai suatu pekerjaan atau menderita sesuatu., misalnya :

She is called by mother
Dia dipanggil oleh ibu

An elephant was killed by the hunter
Seekor gajah dibunuh oleh pemburu itu

Pada kalimat pertama, she (dia perempuan) dikenai pekerjaan yaitu called (dipanggil), sedangkan pada kalimat kedua an elephant (gajah) menderita sesuatu yaitu killed (dibunuh).

Jadi Kalimat aktif dapat dijadikan Kalimat pasif dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut :

Subyek dalam Active Voice diubah menjadi Obyek dalam Passive Voice
Sebaliknya, Obyek dalam Active Voice dijadikan Subyek dalam Passive Voice
Predikat dalam Passive Voice selalu terdiri dari :

To be  + past participle


4.    Pada Passive Voice berbentuk Continous (kata kerja + ing), maka Predikatnya berbentuk :

To be + being + past participle


Jika dalam Active Voice, Subyek yang melakukan tindakan belum tentu orangnya (tidak diketahui secara pasti orangnya), maka obyek dalam Passive Voice seperti : By people, by someone, by him, by her, by them, dan lain-lain dapat dihilangkan, misalnya :
   
A: Someone stole my car
     Seseorang mencuri mobilku

P : My car was stolen
     Mobilku telah dicuri


Obyek dalam Passive Voice harus tetap ditulis, jika yang melakukan tindakan sudah tentu orangnya, seperti : By Jimmy, by Lena, etc, misalnya :

A: Jimmy wrote “Never Say No”
     Jimmy menulis “Never Say No”

P : “Never Say No” was written by jimmy
     “Never Say No” ditulis oleh Jimmy


Jika terdapat dua buah obyek dalam Active Voice, yaitu obyek langsung dan obyek tak langsung (direct dan indirect objects), maka bentuk dalam Passive Voice ada dua kemungkinan, misalnya :

A : He gives me a new pen
      Dia memberiku sebuah pena baru

P  : I am given a new pen by him
      Aku diberi sebuah pena baru olehnya

P : A new pen is given to me by him
                 Sebuah pena baru diberikan kepadaku olehnya






Dalam pemakaian to be, perhatikan hal-hal berikut :

Jika Active Voice berbentuk Simple Present Tense, maka to be yang digunakan adalah  : is, am, are, misalnya :

A : He hits me
      Dia memukul saya

P : I am hit by him
     Saya dipukul olehnya


b.     Jika Active Voice berbentuk Simple Past Tense, maka to be yang digunakan adalah : was, were, misalnya :

A : She called me
      Dia memanggil saya

P : I was called by her
     Saya dipanggil olehnya


c.    Jika Active Voice berbentuk Future Tense, maka to be yang digunakan adalah : be, misalnya :

    A : They will give us money
            Mereka akan memberi kami uang

    P : We will be given money by them
           Kami akan diberi uang oleh mereka


Jika Active Voice berbentuk Past Future Tense, maka to be yang digunakan adalah : be, misalnya :

A : Our headmaster would present our invitation
      Kepala Sekolah kami akan menghadiri undangan kami

P : Our invitation Would be presented by our teacher
     Undangan kami akan dihadiri oleh kepala sekolah kami





Jika Active Voice menggunakan Auxiliary Verbs, maka to be yang digunakan adalah : be, misalnya :

A : I can paint the house
     Saya bisa mengecat rumah itu

P : The house can be painted by me
     Rumah itu dapat dicat olehku


Jika Active Voice berbentuk Present Perfect Tense, maka to be yang digunakan adalah : been, misalnya :

A : They have kept my secret
      Mereka telah memegang rahasiaku

P : My secret has been kept by them
     Rahasiaku telah dipegang oleh mereka


Jika Active Voice berbentuk Past Perfect Tense, maka to be yang digunakan adalah : been, misalnya :

A : I had folded many sheets of paper
     Saya telah melipat banyak kertas

P : Many sheets of paper had been folded by me
     Banyak kertas telah dilipat olehnya


Jika Active Voice berbentuk Present Continous Tense, maka tobe yang digunakan adalah : being, misalnya :

A : She is praying for her mother
      Dia sedang mendoakan ibunya

P : Her mother is being praying by her
     Ibunya sedang didoakan olehnya







Jika Active Voice berbentuk Past Continous Tense, maka to be yang digunakan adalah : being, misalnya :

A : They were painting the house
      Mereka sedang mengecat rumah itu

P : The house was being painting by them
     Rumah itu sedang dicat oleh mereka




   
Small Notes

Yang dapat dijadikan Passive Voice hanyalah Active Voice yang predikatnya berupa Transitif Verb (Kata kerja Transitif), yaitu kata kerja yang masih memerlukan objek.

Sedangkan Active Voice yang predikatnya berupa Intransitive Verb (Kata Kerja Intransitif), yaitu kata kerja yang tidak memerlukan objek, maka ia tidak dapat dijadikan kalimat pasif, misalnya :

Transitive Verbs : drink (minum), eat (makan), agree (menyetujui), buy (membeli), bring (membawa), give (memberi), tell (mengatakan), do (mengerjakan), visit (mengunjungi), discover (menemukan), write (menulis).

Intransitive Verbs : look (tampak, melihat), seem (kelihatan), spear (tampak, muncul) bleed (berdarah), go (pergi), arrive (tiba/datang), come (dating), sleep (tidur).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar